SikatKasus.News, Aceh Selatan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, menggelar kegiatan Diklat In House Training Pemadam I Gelombang Ke-II, diikuti oleh jajaran pegawai dan P3K paruh waktu bidang pemadam kebakaran, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kabupaten setempat, Jumat 26 Desember 2025.
Giat tersebut dibuka secara resmi oleh PJ. Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, SE., dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H. Zainal A, SE, M.Si., instruktur pelatih dari Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah, Ps. Pasi ops Kodim 0107/Aceh Selatan Kapten Inf Tri Suharto, para kepala bidang BPBD Aceh Selatan, Ketua PWI, Ketua IWO, FORJIAS, serta para undangan lainnya.
Kalaksa BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, menyebut pelatihan ini melibatkan sebanyak 48 personil Damkar yang tergabung dalam pos di Aceh Selatan.
”Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan teknis dan managerial perseta mulai kesiapsiagaan tanggap darurat, hingga rehabilitas dan rekontruksi,” jelasnya.
Kata dia, pelatihan ini akan berlangsung sejak hari ini hingga selesai dengan dihadiri berbagai narasumber berpengalaman dibidang kebakaran.
“Kami berharap setelah pelatihan ini, peserta dapat menjadi pelopor kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing serta mampu memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat,” kata Zainal.

Penjabat Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, mengatakan “Pelatihan ini sangat strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan personel BPBD di lapangan,” tukasnya.
Dia berharap, usai pelatihan ini personil Damkar Aceh Selatan semakin tanggap, profesional, dan terlatih dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan.
”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini, mulai dari BPPD Aceh Selatan, para instruktur dan narasumber, hingga seluruh peserta yang telah berkomitmen untuk mengikuti pelatihan ini.
Menurutnya, pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan tim pemadam kebakaran, agar dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal,” ucap Baital.
Dengan kekayaan alam yang dimiliki, sambung PJ. Bupati, tentunya memiliki potensi risiko kebakaran yang perlu diantisipasi bersama.
Selain itu, keberadaan sektor industri, perumahan, dan kawasan perkotaan yang berkembang juga turut meningkatkan pentingnya pelatihan semacam ini.
”kami menginginkan BPBD Aceh Selatan tidak hanya mengurangi resiko kebakaran, tapi juga memiliki personil terlatih dan siap siaga saat bencana melanda,” harapnya.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta diharapkan dapat memperoleh berbagai pengetahuan dan keterampilan terkait teknik pemadaman api yang efektif, pengendalian kebakaran di berbagai jenis media, serta langkah-langkah penyelamatan yang tepat.
“Saya berharap setiap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan serius dan mengasah kemampuan yang sangat vital dalam menjaga keselamatan masyarakat terkhusus di Aceh Selatan,” tutur Baital.
Dalam hal ini juga, Pemerintah Aceh Selatan telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan keamanan dan ketertiban umum, serta Pelayanan Kebakaran dan Penyelamatan dengan langkah nyata, demikian.






