Sikatkasus.news |Banda Aceh – Suasana khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banda Aceh dalam rangkaian kegiatan ibadah Ramadhan, Selasa, 24/2/2026.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Ruslandani, S.H., mengisi tausiah Ramadhan yang sarat makna sebelum melanjutkan dengan memimpin shalat tarawih berjamaah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Rutan (Karutan) Banda Aceh beserta jajaran petugas, serta diikuti antusias oleh para warga binaan pemasyarakatan.
Dalam tausiahnya, Ruslandani mengangkat tema tentang tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Rasulullah SAW.
Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga golongan yang mendapatkan doa keburukan apabila menyia-nyiakan kesempatan berharga yang Allah SWT berikan.
“Pertama, celakalah orang yang mendapati bulan Ramadhan namun tidak meraih ampunan Allah. Kedua, celakalah anak yang masih memiliki orang tua namun tidak berbakti sehingga tidak menjadi sebab masuk surga. Ketiga, celakalah orang yang disebut nama Rasulullah SAW namun tidak bershalawat kepadanya,” ujar Ruslandani di hadapan jamaah.
Ia menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk memperbaiki diri, memperbanyak istighfar, serta meningkatkan kualitas ibadah. Terlebih bagi warga binaan, bulan suci ini menjadi kesempatan untuk refleksi diri dan memperkuat komitmen hijrah ke arah yang lebih baik.
“Jangan sampai kita termasuk orang yang merugi di bulan penuh ampunan ini. Allah membuka pintu taubat selebar-lebarnya,” tambahnya.
Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah yang diimami langsung oleh Ruslandani. Barisan jamaah yang terdiri dari petugas dan warga binaan tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai.
Karutan Banda Aceh dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan kerohanian secara rutin selama bulan Ramadhan. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif terhadap pembinaan mental dan spiritual warga binaan.






