Sikat kasus | Abdya – Dewan Pimpinan Cabang Forum Relawan Demokrasi (DPC Foreder) Kabupaten Aceh Barat Daya menjalin silaturahmi bersama Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P.,Jumat (27/03/2026)
Silaturrahmi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Foreder bersama Komandan Kodim setempat merupakan pertemuan kali pertama yang dilaksanakan, kehadiran Ketua Foreder Abdya Arjuna Putra, SE bersama anggota Foreder disambut baik di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Kompleks perkantoran Bukit Hijau Desa Keude Paya Blangpidie.
Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P. berharap kehadiran LSM Foreder bisa menjadi bagian dari mitra mereka dalam mengayomi setiap aktifitas ditengah-tengah masyarakat di Kabupaten tersebut, menurutnya, LSM harus mampu menjadi bagian manajemen kontrol kepentingan masyarakat luas tanpa harus pilih kasih.
Sementara itu, Arjuna Putra berharap LSM Foreder dapat menjalin serta meningkatkan kerjasama dengan semua stakeholder, upaya ini dilakukan agar seluruh masyarakat Abdya bisa saling menjaga kondusifitas dalam konteks menyeluruh.
Kepada komanda Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., Arjuna Putra menyinggung, setiap aktifitas masyarakat sudah menjadi isu sentral saat ini, menurutnya tanpa adanya sinergitas yang baik, justru akan menelurkan dampak yang buruk bagi masyarakat pada umumnya dan nama baik Kabupaten Abdya.
”kita berharap seluruh stakeholder bisa saling menjaga satu sama lain, apalagi mengingat adanya aktifitas masyarakat yang saat ini berbeda latar belakang dan pekerjaan, salah satunya saling menjaga isu dan kestabilan komunikasi sehingga tidak terjadinya lonjakan isu yang menciderai nama baik kabupaten Abdya”. ucap Arjuna
Arjuna Putra mengakui, ia mendapatkan beberapa informasi bahwa saat ini tidak jarang adanya aktifitas masyarakat Abdya yang masih menjadi isu menarik di publik, baginya hal seperti itu sangat perlu diawasi, sehingga tidak ada unsur masyarakat yang masih merasa dirugikan.
”sebagai ketua LSM saya tidak jarang mendapatkan informasi terkait masyarakat, bahkan secara dokumen kita punya, termasuk dalam bentuk visual foto, tujuan kita hanya ingin meningkatkan kondusifitas bukan memperkaya narasi di media” ucapnya.(*)






