Sikatkasus.news |Aceh Besar, — Lapangan Bungong Jeumpa Kota Jantho menjadi pusat semangat dan kebanggaan masyarakat Aceh Besar pada Apel Akbar Hari Lahir Kabupaten Aceh Besar ke-69 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Guru Nasional. Dalam momentum yang penuh makna ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan apresiasi kepada 16 Penggiat Literasi Aceh Besar serta sejumlah guru berprestasi yang dinilai telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memajukan mutu pendidikan.
Acara megah tersebut dihadiri oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil, serta jajaran pejabat tinggi daerah. Ribuan guru dari berbagai kecamatan turut memeriahkan jalannya apel, menjadikan peringatan ini bukan hanya seremoni, melainkan wujud nyata penghormatan atas perjuangan para pendidik.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr. Agus Jumaidi, M.Pd., menegaskan bahwa para penerima penghargaan hari ini diharapkan menjadi penggerak utama perubahan di dunia pendidikan Aceh Besar.
“Mereka adalah wajah Aceh Besar yang penuh harapan. Prestasi yang diraih bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi menjadi teladan bagi seluruh guru agar terus berinovasi, mengasah kompetensi, dan meningkatkan profesionalisme. Pendidikan yang bermutu lahir dari guru-guru yang tidak berhenti belajar dan bergerak,” tegas Dr. Agus Jumaidi.
Beliau juga menambahkan bahwa perubahan besar dalam pendidikan selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten dan penuh keikhlasan oleh guru di ruang kelas. Pemerintah, katanya, akan terus hadir memberikan perhatian, ruang, dan apresiasi kepada para pendidik yang berkarya bagi kemajuan daerah.
Momen penyerahan penghargaan ini menghadirkan suasana haru dan bangga. Para penggiat literasi, guru inovatif, dan pendidik berprestasi diharapkan menjadi inspirasi baru yang dapat memantik kreativitas serta menularkan semangat perubahan ke seluruh satuan pendidikan di Aceh Besar.
Mengusung tema kebangkitan pendidikan, peringatan HUT Aceh Besar ke-69 dan Hari Guru Nasional tahun ini membawa pesan penting: Aceh Besar tidak hanya menghargai jasa guru, tetapi menempatkan guru sebagai ujung tombak masa depan daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengajak seluruh pendidik menjadikan apresiasi ini sebagai energi baru untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, humanis, dan benar-benar berdampak bagi generasi masa depan






