Pengusaha Transportasi Aceh T. Rival Amiruddin Temui Petinggi PSI di Jakarta, Bahas Masa Depan Partai

Headline, Nasional28 Dilihat

Sikat Kasus | Jakarta — Pengusaha transportasi asal Aceh, T. Rival Amiruddin, melakukan kunjungan ke kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta. Kehadiran Amirudin disambut langsung oleh Endang Tirtana, salah satu figur kunci di PSI yang dikenal aktif mendorong penguatan jaringan politik berbasis generasi muda dan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam pertemuan tersebut, Amirudin memaparkan potensi besar Aceh sebagai wilayah strategis untuk pengembangan PSI. Ia menilai pendekatan partai yang adaptif dan progresif dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas pengaruh di daerah yang memiliki karakter sosial dan religius yang kuat.

Baca Juga |  Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan bagi Korban Bencana di Aceh Timur

Sementara itu, Endang Tirtana menegaskan pentingnya membangun fondasi politik yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik. Lahir pada 9 April 1981, Endang memulai kiprahnya dari organisasi pelajar Muhammadiyah sebelum aktif di berbagai gerakan sosial, termasuk melalui Maarif Institute. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang inklusif, moderat, dan berbasis pada nilai kebangsaan.

Selain aktif di PSI, Endang juga dipercaya sebagai Komisaris Independen di PT Kereta Api Indonesia (KAI), yang memperkuat rekam jejaknya dalam tata kelola organisasi dan pengawasan korporasi. Kombinasi pengalaman aktivisme dan profesionalisme ini menjadikannya salah satu representasi kader PSI yang memiliki kapasitas strategis di tingkat nasional.

Baca Juga |  Wagub Aceh Dampingi Mendagri Kunjungi Posko Pengungsian Terdampak Bencana di Aceh Utara

Dalam diskusi, Endang menyambut positif gagasan yang disampaikan Amirudin. Ia menilai, keterlibatan tokoh lokal dengan basis sosial yang kuat seperti Amirudin dapat menjadi katalis dalam mempercepat pertumbuhan PSI di Aceh.

Amirudin sendiri dikenal luas sebagai tokoh muda yang memiliki kedekatan dengan ulama, santri, pengusaha muda, hingga masyarakat akar rumput di berbagai kabupaten/kota di Aceh. Dengan karakter yang komunikatif dan dermawan, ia dinilai memiliki modal sosial yang kuat untuk berkontribusi dalam pengembangan partai.

Baca Juga |  Aceh Besar Juara Umum MTQ ke-37, Wagub: Momentum Membumikan Nilai Al-Qur’an

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat konsolidasi antara pusat dan daerah. Baik Amirudin maupun Endang sepakat bahwa kolaborasi strategis menjadi kunci untuk mendorong PSI tumbuh sebagai kekuatan politik baru yang relevan dan berdampak di Aceh.(*)