Penyaluran Bantuan Bencana Tahap II IWO Succses di Aceh Timur, Selanjutnya PW IWO Akan Turun ke PD IWO Aceh Singkil

Daerah, Headline, News160 Dilihat

Aceh Timur — Ikatan Wartawan Online (IWO) kembali menunjukkan solidaritas internal dengan menyalurkan bantuan tahap kedua kepada anggota IWO yang terdampak bencana alam. Penyaluran bantuan kali ini berlangsung di Aceh Timur pada Minggu, 28 Desember 2025, setelah sebelumnya bantuan serupa telah disalurkan di Pidie Jaya.

Bantuan tersebut bersumber dari donasi anggota IWO se-Indonesia, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kolektif organisasi terhadap sesama jurnalis yang tengah mengalami musibah.

Baca Juga |  Dimana HIPPMAT? Organisasi atau Monumen Mati?

Adapun bantuan yang disalurkan berupa. Beras 5 kilogram (7 sak ), Gula pasir 7 kilogram (@1 kg per orang), Minyak goreng 7 kilogram (@1 kg per orang), Telur ayam 7 papan (@1 papan per orang), Mi instan 7 kotak, Air mineral 7 kotak

Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Aceh, Chairan Manggeng, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota IWO yang telah berpartisipasi dalam gerakan donasi tersebut.

Baca Juga |  104 Hunian Tetap Korban Bencana di Aceh Utara Diresmikan, Wagub Aceh Turut Mendampingi

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota IWO di Indonesia yang telah bersedia berdonasi untuk membantu rekan-rekan kita yang tertimpa musibah. Terutama kepada Pengurus Pusat (PP) IWO yang telah menginisiasi gerakan ini hingga dana dapat terkumpul dan disalurkan,” ujar Chairan.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua PD IWO Aceh Timur, Zainal Abidin, bersama enam anggota IWO lainnya yang terdampak bencana.

Selain bantuan logistik, PP IWO juga berkomitmen mengupayakan solusi jangka lanjut terkait kerusakan alat kerja para jurnalis akibat bencana, seperti notebook, telepon genggam, dan kamera, karena semua ini adalah peralatan yang sangat di butuhkan oleh para jurnalis.

Baca Juga |  BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

Langkah ini menegaskan bahwa IWO tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai rumah besar solidaritas jurnalis, terutama di saat anggotanya menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.