TNI AD Manunggal Air, Kodam IM Bangun sumur Bor di Lokasi Huntara Tunyang Induk Bener Meriah

TNI/POLRI76 Dilihat

Sikatkasus.news |Bener Meriah — Kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda, yang terdiri dari personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga (DA) dan Kodim 0119/Bener Meriah, menghadirkan satu unit mesin bor air tipe portabel (Rig Bor Mobile) di lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Desa Tunyang Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, pada Rabu (04/02/2026).

Kehadiran mesin bor air portabel tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan air bersih bagi masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian pascabencana. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar yang sangat vital bagi warga, baik untuk keperluan konsumsi, sanitasi, maupun aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan.

Baca Juga |  TNI Bersama Warga dan Relawan Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat di Wih Pesam, Perkuat Akses dan Kebersamaan

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata menjalankan tugas fisik, melainkan merupakan misi kemanusiaan yang bertujuan untuk memberikan sumber kehidupan yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

“Ini bukan sekadar tugas fisik, melainkan misi kemanusiaan untuk menghadirkan sumber kehidupan yang layak bagi rakyat yang terdampak bencana,” tegas Letkol Inf Ahmad Fauzi.

Ia menjelaskan bahwa dengan hadirnya mesin bor air portabel milik TNI Angkatan Darat tersebut, pihaknya memastikan warga terdampak bencana yang berada di lokasi pengungsian memperoleh akses air bersih yang memadai. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama TNI dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan.

Baca Juga |  Prajurit Kodim 0113/Gayo Lues, Persit Dan Relawan tembus medan sulit Pining untuk antar Bantuan bagi Warga

“Air adalah sumber kehidupan. Dengan hadirnya mesin bor portabel ini, kita pastikan warga yang terdampak bencana, khususnya yang berada di pengungsian, mendapatkan akses air bersih yang cukup. Kesejahteraan rakyat adalah prioritas TNI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Ahmad Fauzi berharap kehadiran fasilitas pengeboran air tersebut dapat menjadi solusi efektif untuk mempercepat proses pengeboran sumur di area Huntara, sehingga dalam waktu dekat warga dapat menikmati air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Dengan adanya rig bor mobile ini, kami berharap pengeboran sumur dapat segera selesai dan warga di lokasi pengungsian bisa menggunakan air bersih secara layak dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga |  Jembatan Bailey Karang Rejo, Bener Meriah Rampung, TNI, Pemda bersama Warga Gelar Syukuran dan Doa Bersama

Melalui kegiatan ini, Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus mendukung kelancaran aktivitas di lokasi pengungsian dan pembangunan hunian sementara. Kehadiran TNI di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk nyata komitmen dan pengabdian dalam membantu pemulihan kondisi sosial dan kemanusiaan pascabencana.

“Kehadiran Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat terdampak bencana, mulai dari tanggap darurat hingga tahap pemulihan,” pungkas Letkol Inf Ahmad Fauzi.