TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Modular di Aceh Tamiang, Akses warga kembali pulih

TNI/POLRI15 Dilihat

Sikatkasus.news |Aceh Tamiang – Personel gabungan TNI Angkatan Darat yang terdiri dari Kodim 0117/Aceh Tamiang, Zidam IM, Yonzipur 10/JP/2 Kostrad, dan Yonif TP 899/BSG berhasil menyelesaikan pembangunan Jembatan Modular di Dusun Bandar Baru, Desa Tanjung Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (26/02/2026).

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat atas terputusnya akses penghubung utama masyarakat akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu. Bencana tersebut mengakibatkan jembatan lama di Desa Tanjung Genteng mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat difungsikan, sehingga aktivitas masyarakat sempat terhambat.

Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., saat dikonfirmasi oleh Penerangan Kodim menjelaskan bahwa jembatan yang dibangun merupakan Jembatan Modular tipe 1-1 dengan panjang 30 meter dan lebar 4 meter.

Baca Juga |  Masih tertutup lumpur, Prajurit Yonif TP 857/GG Bersihkan MTsN 2 Pidie Jaya

“Jembatan Modular ini merupakan dukungan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Pembangunannya menjadi langkah strategis dalam memulihkan kembali akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terputus akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena menghubungkan Desa Tanjung Genteng dengan Desa Tanjung Macang. Jalur ini merupakan akses vital yang digunakan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga urusan sosial kemasyarakatan lainnya.

“Kehadiran Jembatan Modular ini menjadi infrastruktur penting yang sangat berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas warga. Dengan kembali normalnya akses ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan stabil,” ungkapnya.

Baca Juga |  Berbagi Rasa Syukur di Awal Tahun, Satgas Yonif 112/DJ Tebar kebahagiaan di Puncak Jaya

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan tersebut merupakan bukti nyata komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah serta masyarakat, khususnya dalam percepatan pemulihan wilayah pascabencana dan peningkatan konektivitas antarwilayah.

“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan ini. Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutup Dandim.

Sementara itu, Datok Penghulu Desa Tanjung Genteng, Yuli Mansyah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI AD serta seluruh pihak yang telah bekerja keras membangun jembatan tersebut.

Baca Juga |  TNI Tegaskan Komitmen Disiplin dan Taat Hukum melalui Operasi Gaktib 2026

“Jembatan Modular ini merupakan harapan besar masyarakat Tanjung Genteng setelah jembatan lama terputus diterjang banjir bandang. Kami sangat bersyukur karena kini akses penghubung antarwilayah sudah kembali dapat digunakan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang dan tetap dalam kondisi baik.

Kehadiran Jembatan Modular di Dusun Bandar Baru ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Kejuruan Muda, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat proses pemulihan wilayah pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan pulihnya akses transportasi, berbagai aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal, sehingga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut semakin terjaga.