Wagub Aceh Fadhlullah Takziah ke Kediaman Abon Arongan, Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ummi Hj. Ainal Mardhiah

Daerah, Headline, News103 Dilihat

Bireuen – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, bersama rombongan, berkunjung ke kediaman almarhumah Ummi Hj. Ainal Mardhiah binti Ahmad, istri tercinta dari Tgk. H. Sofyan Mahdi (Abon Arongan), di Dayah Tauthiatuth Thullab (DTB), Samalanga, Kabupaten Bireuen, Selasa (7/10/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk ungkapan duka cita dan empati mendalam atas berpulangnya almarhumah ke rahmatullah pada Senin (6/10/2025) pukul 17.20 WIB di RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Baca Juga |  Pertemuan Hangat Wagub Aceh–Pangdam IM Bahas Solusi Konkret Ketahanan Pangan

Setibanya di lokasi, Wagub Fadhlullah disambut langsung oleh Abon Arongan beserta keluarga besar dengan suasana haru. Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur turut memanjatkan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan.

Baca Juga |  Babinsa Koramil 09/Trumon Terus Kawal Titik Pemulihan Wilayah Banjir Meski Kondisi Mulai Pulih

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga segala amal ibadah almarhumah diterima oleh Allah SWT dan menjadi ladang pahala yang tidak terputus,” ujar Fadhlullah dengan nada penuh belasungkawa.

Kehadiran Wakil Gubernur Aceh dalam kesempatan tersebut menjadi wujud kepedulian dan penghormatan Pemerintah Aceh terhadap para ulama, sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan umara dalam bingkai silaturahmi dan kebersamaan.

Baca Juga |  Bupati Mirwan Tetap Pimpin dari Tanah Suci: Umroh Terjadwal Jauh Sebelum Banjir Melanda

Di akhir kunjungan, Wagub Fadhlullah berharap semangat ukhuwah dan saling mendoakan antar sesama umat terus terjaga, terutama di saat duka. Ia menegaskan, kepergian sosok istri ulama besar seperti Ummi Hj. Ainal Mardhiah merupakan kehilangan yang mendalam bagi masyarakat Aceh, khususnya bagi kalangan dayah dan santri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *