‎Infrastruktur Mulai Dibenahi, Kepemimpinan H. Mirwan Mendapat Sentimen Positif di Kota Bahagia

SikatKasus.News, Aceh Selatan – Warga Kecamatan Kota Bahagia menilai sejumlah harapan yang selama bertahun-tahun belum terwujud mulai menunjukkan titik terang sejak H. Mirwan memimpin Aceh Selatan. Penilaian tersebut disampaikan sejumlah tokoh masyarakat yang melihat adanya perubahan nyata dalam pendekatan pembangunan, khususnya pada pemenuhan kebutuhan dasar warga.

‎Tokoh masyarakat Kota Bahagia, Mukim Lah Racib, mengatakan persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat perlahan mulai ditangani. Jalan yang sebelumnya rusak parah dan tidak tersentuh perbaikan, kini mulai mendapat perhatian, begitu pula dengan kebutuhan layanan air bersih melalui bangunan PDAM serta penimbunan halaman SMP Negeri 2.

Baca Juga |  Imsak Ramadhan: BSI Tetap Istikamah Menganut Prinsip Syariah

‎“Selama bertahun-tahun kami menunggu. Jalan rusak, air bersih terbatas, fasilitas sekolah juga belum memadai. Sekarang, di masa Pak Haji Mirwan, kami melihat ada upaya nyata untuk menjawab harapan itu,” ujar Mukim Lah Racib, kepada awak media, Kamis (08/01/2026).

‎Ia menyebut, pada musim kemarau jalan selama ini dipenuhi debu, sementara saat hujan berubah menjadi lumpur dan menyulitkan aktivitas warga. Kondisi tersebut berdampak langsung pada ekonomi masyarakat, pendidikan anak-anak, dan akses terhadap pelayanan publik.

Baca Juga |  Bersama Pengurus NasDem Asel, Muslim Ayub Santuni Anak Yatim ‎

‎Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya, Siyan, menilai keberlanjutan pembangunan menjadi pembeda utama dalam kepemimpinan saat ini. Menurutnya, masyarakat tidak menuntut pembangunan yang berlebihan, melainkan konsistensi pemerintah dalam menuntaskan program yang telah direncanakan.

‎“Kami tidak minta yang muluk-muluk. Yang penting apa yang sudah direncanakan dan dimulai benar-benar diselesaikan. Sekarang kami melihat harapan itu mulai terjawab,” kata Siyan.

‎Menurut warga, keberlanjutan pembangunan yang mulai terlihat telah menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Bagi mereka, pembangunan infrastruktur dasar bukan sekadar proyek, melainkan kebutuhan mendesak yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

Baca Juga |  Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

‎Aspirasi warga Kota Bahagia mencerminkan penilaian masyarakat terhadap kepemimpinan yang dinilai dari kerja nyata. Infrastruktur jalan, air bersih, dan fasilitas pendidikan menjadi tolak ukur keberpihakan pemerintah kepada rakyat.

‎Di tengah tantangan pembangunan Aceh Selatan, warga berharap H. Mirwan dapat menjaga konsistensi tersebut dan terus menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini tertunda. Bagi masyarakat Kota Bahagia, masa kepemimpinan saat ini dinilai sebagai awal dari terjawabnya harapan lama yang telah mereka nantikan selama bertahun-tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *