Pemulihan Jalur Vital Aceh, Wagub Pantau Jembatan Darurat Awe Geutah

Daerah, Headline, News229 Dilihat

Bireuen — Pemerintah Aceh terus mengakselerasi pemulihan infrastruktur pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Bailey (jembatan darurat) yang menghubungkan Desa Awe Geutah Paya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dengan Desa Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, Selasa (16/12)

Jembatan darurat sepanjang 35 meter tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif sementara pada ruas jalan nasional Banda Aceh–Medan. Hingga saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Namun, jembatan tersebut belum dapat dilalui masyarakat sebelum seluruh aspek teknis, struktur, dan keselamatan dinyatakan memenuhi standar kelayakan.

Baca Juga |  Kasdam IM Brigjen TNI Yudha Fitri Hadiri Panen Raya Padi di Aceh Utara

Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan langkah cepat Pemerintah Aceh menyusul rusaknya jembatan utama di lintas nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Kecamatan Kutablang, akibat banjir besar. Mengingat proses pembangunan jembatan permanen memerlukan waktu yang cukup panjang, keberadaan jembatan darurat menjadi solusi strategis untuk menjaga konektivitas wilayah serta kelancaran arus logistik dan transportasi nasional.

Baca Juga |  Gubernur Aceh Instruksikan Penertiban Tambang Ilegal: Awasi BBM Subsidi, Putus Mata Rantai Suplai Alat Berat

Setelah rampung dan dinyatakan laik fungsi, Jembatan Bailey tersebut akan kembali menghubungkan akses jalan nasional dari Kabupaten Bireuen menuju Kabupaten Aceh Utara. Dengan tersambungnya kembali jalur vital ini, arus transportasi dan mobilitas masyarakat pada rute Banda Aceh–Medan diharapkan dapat berangsur normal.

Baca Juga |  IWO Aceh Terima Bantuan Bencana dari PT SBA Untuk Korban Banjir

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *