Wagub Aceh Tinjau Hunian Sementara Korban Banjir di Aceh Tamiang

Daerah, Headline, News21 Dilihat

Aceh Tamiang — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan peninjauan langsung hunian sementara bagi warga terdampak banjir di Jalan Banda Aceh–Medan, kawasan Kebun Tj. Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (29/12/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria, Bupati Aceh Tamiang, serta anggota DPRA dari Fraksi Partai Gerindra. Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi hunian sementara serta menindaklanjuti kebutuhan mendesak warga pascabencana.

Baca Juga |  Fadhlullah Ikuti Pembukaan AOE 2025, Prabowo Tekankan Promosi Potensi Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Fadhlullah secara langsung menjelaskan kepada Dony Oskaria berbagai kebutuhan utama masyarakat terdampak, mulai dari kelayakan hunian, sarana pendukung, hingga perencanaan pembangunan rumah permanen yang aman dan adaptif terhadap potensi banjir.

Fadhlullah menegaskan bahwa pembangunan rumah warga ke depan tidak boleh bersifat darurat semata, melainkan harus memenuhi standar keamanan yang mampu meminimalkan risiko jika banjir kembali terjadi. Ia menekankan pentingnya desain rumah yang lebih tinggi dari permukaan tanah, sistem drainase yang memadai, serta penggunaan material bangunan yang tahan terhadap kondisi ekstrem.

Baca Juga |  ASD Desak Penyebar Narasi BKO Minta Maaf kepada Wagub Aceh

“Banjir di wilayah ini berpotensi terjadi kapan saja. Karena itu, rumah yang dibangun harus benar-benar aman, bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan,” ujar Fadhlullah di lokasi peninjauan.

Baca Juga |  Dukung Ketahanan Pangan, Plt Bupati Asel Hadiri Panen CMK di Gampong Gunung Ketek

Pemerintah Aceh berharap melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian BUMN, percepatan penanganan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih optimal, khususnya dalam penyediaan hunian layak dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *