Pemulihan Jalur Vital Aceh, Wagub Pantau Jembatan Darurat Awe Geutah

Daerah, Headline, News74 Dilihat

Bireuen — Pemerintah Aceh terus mengakselerasi pemulihan infrastruktur pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Bailey (jembatan darurat) yang menghubungkan Desa Awe Geutah Paya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dengan Desa Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, Selasa (16/12)

Jembatan darurat sepanjang 35 meter tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif sementara pada ruas jalan nasional Banda Aceh–Medan. Hingga saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Namun, jembatan tersebut belum dapat dilalui masyarakat sebelum seluruh aspek teknis, struktur, dan keselamatan dinyatakan memenuhi standar kelayakan.

Baca Juga |  Hujan Deras Terpa Aceh Selatan, Warga Diharapkan Tetap Waspada

Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan langkah cepat Pemerintah Aceh menyusul rusaknya jembatan utama di lintas nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Kecamatan Kutablang, akibat banjir besar. Mengingat proses pembangunan jembatan permanen memerlukan waktu yang cukup panjang, keberadaan jembatan darurat menjadi solusi strategis untuk menjaga konektivitas wilayah serta kelancaran arus logistik dan transportasi nasional.

Baca Juga |  Tegakkan Ketertiban, Lapas Banda Aceh Intensifkan Razia di Kamar Hunian

Setelah rampung dan dinyatakan laik fungsi, Jembatan Bailey tersebut akan kembali menghubungkan akses jalan nasional dari Kabupaten Bireuen menuju Kabupaten Aceh Utara. Dengan tersambungnya kembali jalur vital ini, arus transportasi dan mobilitas masyarakat pada rute Banda Aceh–Medan diharapkan dapat berangsur normal.

Baca Juga |  Peringati 21 Tahun Tsunami Aceh, Wagub Sambut Kehadiran UAS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *